10 Jenis Profesi pada Bidang Teknologi Informasi Terbaik dan Terbaru

Diposting pada
10 Jenis  Profesi pada Bidang Teknologi Informasi Terbaik dan Terbaru
Kali ini admin akan sharing menenai profesi – profesi yang ada pada bidang teknologi informasi. Ada apa saja profesinya mari kita simak bersama – sama.

1.Sistem Analis 

Sistem Analis atau Analis Sistem merupakan seseorang yang bertanggung jawab terhadap suatu bentuk penelitian, perencanaan, pengkoordinasian dan merekomendasikan pemilihan perangkat lunak serta sistem yang memang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi suatu bisnis, instansi ataupun perusahaan.
Analis Sistem ini memegang peranan yang sangat penting di dalam suatu proses pengembangan sistem. Seorang analis sistem harus mampu mempunyai setidaknya sebanyak 4 macam keahlian, seperti :
  • Analisis
  • Teknis
  • Manajerial
  • Interpersonal (mampu berkomunikasi dengan orang lain)
Kemampuan analisis ini memungkinkan seorang Analis Sistem untuk bisa memahami perilaku organisasi, beserta dengan fungsi-fungsinya, pemahaman inilah yang akan membantu dalam mengidentifikasi segala bentuk kemungkinan terbaik dan melakukan suatu analisis terhadap penyelesaian masalah yang tengah dihadapi.
Keahlian teknis mampu membantu seorang Analis Sistem dalam memahami potensi dan keterbatasan dari Teknologi Informasi. Seorang Analis Sistem memang harus bisa untuk bekerja dengan berbagai macam atau jenis bahasa pemrograman, sistem operasi, hingga perangkat keras yang digunakan.
Keahlian manajerial itu sendiri mampu membantu seorang Analis Sistem dalam mengelola proyek, sumber daya, resiko dan adanya suatu bentuk perubahan. Keahlian interpersonal sendiri mampu membantu seorang analis sistem untuk melakukan suatu bentuk interaksi terhadap pengguna akhir sebagaimana halnya dengan analis, programmer dan profesi sistem yang lain.

2. Software Developer

Seorang software developer staff IT yang bertugas untuk melakukan riset, mendesain, megimplementasikan  hingga menguji software dan sistem. Era dimana informasi teknologi sedang mengalami kemajuan pesat seperti saat ini, pekerjaan sebagai software developer tentu akan sangat dibutuhkan.
Hampir semua perusahaan saat ini menggunakan sistem perangkat lunak. Hal inilah yang membuat seorang software developer bisa bekerja di berbagai industri seperti industri pariwisata, hiburan, kesehatan, media, atau ritel. Tantangan yang harus dihadapi oleh seorang software developer adalah deadline pekerjaan yang sangat banyak.

3. Web Designer

Web Design atau Perancangan Web merupakan suatu bentuk istilah umum yang biasa digunakan untuk mencakup bagaimana isi web konten tersebut bisa ditampilkan kepada pengguna, yang biasanya itu berupa hypertext atau hypermedia, yang dikirimkan ke pengguna akhir.
Dengan cara mengirimkannya melalui World Wide Web (WWW) yang menggunakan suatu browser web atau perangkat lunak berbasis web. Tujuan dari Web Design ini sendiri ialah untuk membuat website (sekumpulan konten online) yang di dalamnya termasuk dokumen dan aplikasi yang ada di server web atau sebuah server. Suatu website itu sendiri bisa berupa sekumpulan teks, gambar, suara dan konten yang lain, yang mana bisa juga memiliki sifat interaktif ataupun statis.
Sementara itu, Web Designer (Perancang Web) merupakan orang yang memang mempunyai suatu bentuk keahlian dalam menciptakan konten presentasi yang dikirimkan kepada pengguna akhir melalui World Wide Web (WWW), dengan mengenakan suatu web browser atau perangkat lunak web-enabled yang lain, seperti televisi internet, microblogging, RSS dan lain sebagainya.
Dengan kian berkembangnya atau kian maju spesialisasi dalam desain komunikasi dan di dalam bidang teknologi informasi, terdapat suatu bentuk kecenderungan yang cukup kuat guna menarik garis yang begitu jelas antara web design yang memang khusus diperuntukkan bagi halaman web dan pengembagan web yang memang secara menyeluruh dari semua layanan berbasis web.

4. Web Programmer

Setelah website yang telah didesain dengan baik, maka langkah selanjutnya adalah seorang Web Programmer yang memiliki tanggung jawab untuk merealisasikan desain yang sebelumnya telah dibuat. Seorang Web Programmer akan mencoba untuk membangun sebuah website dengan melalui bahasa pemrograman seperti Ruby on Rails, PHP, .NET, Java dengan program Sublim, JS dan lain sebagainya. Jika memang website yang selesai dirangkai itu oleh seorang Web Programmer, maka pengunjung bisa dengan mudah mengaksesnya.

5. Technical Engginer

Biasanya juga disebut dengan nama Teknisi, yang mana seorang teknisi harus bisa terlatih dalam beberapa keterampilan dan penguasaan teknik yang terkait dengan cabang teknik tertentu, dengan adanya pemahaman yang praktis serta mempunyai konsep teknik fundamental umum. Teknisi sering membantu seorang insinyur ataupun orang yang berkecimpung di dalam dunia teknologi yang sedang berada di suatu proyek baik itu dalam penelitian maupun dalam pengembangan.
Teknisi ini sendiri bisa dikatakan diapit antara 2 profesi dari seorang yang memiliki skill dan dengan orang yang memiliki wawasan teknologi. Seorang teknisi harus mampu memecahkan suatu masalah teknis.
Teknisi akan membangun atau menyiapkan suatu peralatan, melakukan uji coba atau eksperimen dan mengumpulkan data dan menghitung hasilnya. Tidak menutup kemungkinan, mereka juga bisa saja membantu membuat model perangkat yang baru.
Seorang teknisi bekerja dalam quality control yang mana mereka akan mencoba untuk memeriksa setiap peralatan, melakukan ujicoba dan mengumpulkan suatu data. Sementara itu, apabila dalam bidang manufaktur itu sendiri, mereka bisa membantu merancang dan mengembangkan suatu teknologi baru.

6. Network Engginer

Seorang Network Engineer ini sendiri bekerja di dalam bidang yang ada kaitannya dengan layanan dari suatu jaringan, melakukan analisa, pemeliharaan jaringan, hingga melakukan troubleshooting jaringan. Seorang Administrator Jaringan bertugas memelihara infrastruktur komputer dengan penekanan terhadap suatu jaringan. Memang bisa jadi tanggung jawab untuk di setiap perusahaan atau instansi berbeda, namun, jaringan tetap menjadi fokus utama dalam pekerjaan di bidang ini.
Dalam suatu kasus atau masalah yang terkait dengan jaringan, maka biasanya inilah yang akan menjadi tugas seorang Administrator Jaringan. Apabila memang Admin Jaringan tak mampu menyelesaikan masalah atau kendala di dalam suatu jaringan, maka tugas ini akan dialih bebankan kepada Insinyur Jaringan yang lebih senior untuk bisa memulihkan layanan tersebut. Jenis pekerjaan ini sendiri meliputi :
  • Monitoring jaringan (memantau)
  • Menguji jaringan
  • Menginstal dan menerapkan program keamanan jaringan
  • Mengevaluasi implementasi jaringan
Orang yang berkecimpung dalam pekerjaan yang seperti ini biasanya memiliki sertifikat seperti Cisco, salah satu contohnya.

7. System Administrator

System Administrator atau sysadmin merupakan orang yang bertanggung jawab penuh terhadap suatu bentuk pemeliharaan, konfigurasi dan pengoperasian sistem komputer yang andal, terutama dalam komputer multi-user, contohnya server.
Seorang System Administrator berusaha untuk memastikan tetap uptime, kinerja, sumber daya, hingga keamanan komputer yang ia monitor mampu memenuhi kebutuhan dari pengguna tanpa harus membebankan anggaran yang lebih. Maka dari itu, seorang System Administrator harus bisa :
  • Melakukan upgrade komponen komputer dan perangkat lunak computer
  • Memberikan pengecekan secara rutin
  • Memelihara suatu bentuk kebijakan keamanan
  • Memecahkan masalah
  • Melatih atau mengawasi setiap staf
  • Menawarkan dukungan teknis terhadap suatu proyek

8. Information Security Analis

Information security analyst bertugas untuk mengembangkan sistem keamanan untuk menjaga jaringan dan sistem perusahaan. Pekerjaan ini memberikan banyak kesempatan, karena teknologi yang berkembang akan memicu cyber crime juga berkembang. Pekerjaan ini menuntut untuk selalu up to date dengan metode-metode serangan cyber dan mengembangkan metode lain untuk memerangi hal tersebut.

9. Database Administartor

Database administrator adalah seseorang yang bertugas untuk menyimpan dan melindungi data dengan menggunakan software. Data yang dilindungi bisa bermacam-macam mulai dari data keuangan seseorang sampai juga riwayat transaksi pengiriman barang.
Para DBA memastikan bahwa data-data yang disimpannya akan selalu aman dan terlindungi dari pihak-pihak yang tak berwenang. Umumnya, database administrator akan terlibat dalam perencanaan dan pengembangan database. Selain itu, mereka juga akan mengatasi masalah yang dialami user dalam hal-hal tersebut. Selain itu, ada juga tugas dan tanggung jawab lain database adminstrator, di antaranya adalah:
  • menetapkan kebutuhan para pengguna dan memantau akses pengguna beserta keamanannya
  • memantau performa dan mengelola parameter agar dapat cepat dihubungi oleh pengguna front-end
  • membuat konsep rancangan untuk database
  • memikirkan ulang bagaimana cara penyimpanan data yang efektif baik dari segi back-end dan juga aksesibilitas front-end
  • merancang desain sehingga dapat diartikan dalam mode data yang spesifik
  • meninjau kembali rancangan fisik agar sesuai dengan persyaratan sistem penyimpanan
  • meng-install dan menguji versi bari dari sistem database (DBMS)
  • memelihara data termasuk perlindungan data
  • menulisan dokumentasi database termasuk standard data, prosedur, dan definisi untuk kamus data (metadata)
  • mengontrol izin akses dan hak istimewa
  • mengembangkan, mengelola, dan menguji back-up dan recovery
  • memastikan prosedur penyimpanan data berfungsi secara baik
  • merencanakan kapasitas penyimpanan data.
  • bekerja sama dengan IT project manager, database programmer, dan multimedia programmer.
  • mengkomunikasikan secara reguler dengan para staff teknisi, aplikasi, dan operasional untuk memastikan integritas, dan keamanan.
  • meng-install aplikasi baru dan menyesuaikan aplikasi yang sudah ada agar dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan
  • mengelola keamanan dan rencana darurat dari database
  • Database Administrator bekerja di berbagai industri seperti computer system design, firma, perusahaan asuransi, bank, dan rumah sakit.

10. EDP Operator

Electronic Data Processing (EDP) merupakan suatu metode di dalam pemrosesan data komersial. Sebagai salah satu bagian dari Teknologi Informasi, maka seorang EDP Operator harus mampu melakukan suatu bentuk pemrosesan data secara berulang kali terhadap data yang sama dengan bentuk pemrosesan yang bisa dikatakan relatif lebih sederhana. Sebagai salah satu contohnya, pemrosesan data elektronik ini digunakan sebagai :
  • Pemutakhiran atau update stock di dalam suatu daftar barang (inventory)
  • Pemrosesan transaksi nasabah bank
  • Pemrosesan booking untuk tiket (bus, kereta, kapal, hingga pesawat terbang)
  • Reservasi kamar hotel
  • Pembuatan tagihan terhadap suatu bentuk jenis layanan.
Itulah 10 jenis profesi pada bidang teknologi informasi terbaik dan terbaru menurut versi admin.Semoga wawasan ini bermanfaat.
Ingin liat dan download source code aplikasi bisa disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *