Operasi direktori dengan php

Diposting pada

Oke kawan kawan sudah tau apa itu direktori , sekarang kita akan lanjut cara operasi direktori dengan php ,  jadi kita akan coba untuk membuat direktori , menghapus direktori , membuka direktori , membaca direktori , dan menutup direktori  .Oke lanjut yang pertama akan kita lakukan adalah gimana cara membuat direktori ?

<?php
mkdir(“direktori”);
if(file_exists(“direktori/”)){
echo “direktori telah di buat “;
}else{
echo “gagal di buat “;
}
?>

Untuk membuat direktori baru kita gunakan fungsi mkdir() . Cara penulisan mkdir() dengan cara mkdir(nama direktorinya) . Saya menggunakan file_exits untuk mengecek apakah ada filenya . selain dengan file_exits lebih bagus lagi kali menggunakan is_dir() untuk mengencek apakah itu adalah direktori atau bukan direktori . Bro kalo itu kondisinya mana ? itu kodisinya cukup  if(is_dir(“direktori”)) karena itu bernilai benar maka otomatis akan true atau bisa juga kawan kawan nulis seperti ini if(is_dir(“direktori”)==true) , tetapi karena penulisan if(is_dir(“direktori”)) lebih pendek dan juga lebih cepat nulisnya .

<?php
//mkdir(“direktori”);
if(is_dir(“direktori”)){
echo “direktori telah di buat “;
}else{
echo “gagal di buat “;
}
?>

Saya buat komentar saja karena di php sebelumnya saya telah membuat dir . Jadi tinggal menulis saja is_dir . Cara penulisnya dengan cara is_dir(nama_dirnya) kalian bisa ditambah slash ( / ) atau juga gak pake slash ( / ) , gak apa apa . Oke sekarang kita akan coba untuk membuka dirnya dan menampilkannya .

<?php
//mkdir(“direktori”);
$dir=”direktori”;
for($i=0;$i<=10;$i++){
touch($dir.”/file”.$i.”.php”);
}
if(is_dir($dir)){
if($buka_dir=opendir($dir)){
while($baca_dir=readdir($buka_dir)){
if($baca_dir!==’.’&&$baca_dir!==’..’){
echo $baca_dir.”<br>”;
}
}
closedir($buka_dir);
}
}else{
echo “bukan dir”;
}
?>

Oke jadi pertama di dalam dir kita buat dulu file , kalo saya sebanyak 11 file . Dan jika sudah maka akan mengecek apakah $dir itu adalah direktori dan jika merupakan direktori , maka akan membuka dirnya lalu jika sudah membuka dir akan adalah perulangan .

Jika di baca readdir($buka_dir)==true jika masih ada filenya dan jika sudah tidak ada maka false dan readdir($buka_dir) selesai lalu kalo kita sudah membuka direktori langsung kita tutup kembali dirnya . mengapa ? di ibaratkan kita kita ingin membaca buka maka yang pertama adalah kita harus membuka bukunya dulu dan jika sudah selesai membaca buku pasti kita akan menutup bukunya .

Oke sekarang kita akan menghapus direktori

<?php
//mkdir(“direktori”);
$dir=”direktori”;
for($i=0;$i<=10;$i++){
unlink($dir.”/file”.$i.”.php”);
}
rmdir($dir);
?>

sebelum kita menhapus dirnya kita harus memhapus dulu semua file yang ada di dalam direktorinya dan setelah itu kita baru hapus dengan menggunakan fungsi rmdir() . Cara penulisanya dengan rmdir(nama_file) .

Oke mungkin itu dia cara operasi direktori dengan php . Semoga bermafaat dan juga menambah wawasan . Terimakasih telah bekenan membaca artikel ini  .Sampai jumpa di artikel yang lainnya yang lebih bermanfaat dan juga lebih menarik lagi .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *