Operator Aritmatika pada bahasa Python – Belajar Bahasa Python Part $3

Diposting pada

Pada kesempatan kali ini Admin mengucapkan termikasih banyak kepada kalian yang selalu mensupport blog kami ini, tidak lupa juga admin mengingatkan kepada kalian untuk selalu menjaga kesehatan apalagi sekarang sedang terjadi Pandemic Covid 19 dan kalian pun harus berdiam diri di dalam rumah untuk mencegah penyebaran Virus Corona ini.

Logo Python
Tetapi jangan khawtir dengan berdiam diri di rumah kalianpun bisa mendapatkan ilmu tambahan dengan cara belajar dari Internet seperti yang akan Admin bahas di pertemuan ketiga ini. admin akan membahas tentang Operator Aritmatika pada bahasa Python. Sebelumnya Admin telah membahas tentang Jenis – jenis Operator pada bahasa Python.
Adapun version Python yang digunakan Admin adalah version 2.7.16, tetapi lebih baik kalian menginstall version terbaru saja. Oke sekarang, kita langsung saja masuk kedalam materi yang ketiga yaitu tentang Operator Aritmatika dalam bahsa Python.
A.   PENGERTIAN OPERATOR ARITMATIKA
Operator aritmatika merupakan salah satu operator yang paling banyak dipakai dalam bahasa Pemrograman maupun kehidupan sehari – hari, karena operator ini sudah sering kita temukan dalam pelajaran Matematika.
Aritmatika sendiri juga termasuk kedalam cabang ilmu matematika seperti pertambahan, perkalian, perkurangan & pembagian. Selain itu di dalam bahasa Python juga terdapat  beebrapa operasi modulo divison dengan menggunakan operator % yang berfungsi untuk mencari sisa hasil pembagian serta operasi pemangkatan dengan  menggunakan operator **.
Berikut ini merupakan contoh table dari operator Aritmatika yang terdapat dalam bahasa Python :
OPERATOR
PENJELASAN
+
Operator Penambahan
Operator Pengurangan
*
Operator Perkalian
/
Operator Pembagian (real/pecahan)
//
Operator Pembagian (dibulatkan ke bawah)
%
Operator Modulus (sisa hasil bagi)
**
Operator Pemangkatan
Selain Operator diatas, Bahasa Python juga memiliki operator unary, yaitu merupakan sebuah operator yang digunakan untuk melakukan operasi matematika dan hannya membutuhkan 1 buah operand dalam pengguananya, Berikut ini merupakan Table Unary yang dimiliki oleh bahasa Python :
OPERATOR
PENJELASAN
+
Positif (plus)
Negatif (minus)

B.   
CONTOH PROGRAM OPERATOR ARITMATIKA PYTHON

Program Python :
1          x = 10
2          y = 6
3         
4          print(‘x + y =’,x+y)
5          print(‘x y =’,x-y
6          print(‘x / y =’,x/y)
7          print(‘x // y =’,x//y)
8          print(‘x % y =’,x%y)

9          print(‘x ** y =’,x**y)

Baca Juga : Aturan dasar penulisan Syntax pada bahasa Python  

Hasil kode program :

x + y = 16
x – y = 4
x * y = 60
x / y = 1.6666666666666667
x // y = 1
x % y = 4
x ** y = 1000000

>>>

Penjelasan :
Pada kode diatas, Saya menggunakan perintah Print yang digunakan untuk mencetak atau menampilkan objek ke perangkat keluaran (layar) atau ke file teks. Kemudian tanda koma dipakai untuk memisahkan teks dengan operasi (‘x + y =’,x+y)
Kode diatas mengunakan beberapa operator Aritmatika, seperti :

Ø  Operator Penambahan ( + )
Seperti matematika pada umumnya jika kita ingin melakukan penjumlahan dalam  bahasa Python menggunakan perintah ‘+print(‘x + y =’,x+y)
Ø  Operator Pengurangan ( – )
Seperti matematika pada umumnya jika kita ingin melakukan pengurangan dalam  bahasa Python menggunakan perintah ’print(‘x y =’,x-y)
Ø  Operator Perkalian ( * )
Seperti matematika pada umumnya jika kita ingin melakukan perkalian dalam  bahasa Python menggunakan perintah ‘*’ print(‘x * y =’,x*y)
Ø  Operator Pembagian ( / )  
Seperti contoh diatas jika kita ingin melakukan pembagian dalam  bahasa Python menggunakan perintah ‘/’  print(‘x / y =’,x/y)
Ø  Operator Pembagian (dibulatkan ke bawah)
Seperti contoh diatas kita dapat melihat, untuk melakukan pembulatan hasil aritmatika dalam bahasa python dapat menggunakan perintah ‘//’ print(‘x // y =’,x//y)
Ø  Operator Modulus (sisa hasil bagi)
Seperti contoh diatas kita dapat melihat, untuk melakukan modulus atau sisa dari hasil pembagi dalam bahasa Python dapat menggunakan perintah ‘%’  dimana hasil dari 10 % 6 adalah 4, karena 4 adalah sisa dari hasil bagi.  print(‘x % y =’,x%y)
Ø  Operator Pemangkatan
Seperti contoh diatas jika kita ingin melakukan pemangkatan dalam bahasa Python menggunakan perintah ‘**’ dimana hasil dari 10 dipangakatkan 6 adalah 1000000
print(‘x ** y =’,x**y)

Note : Setiap angka juga dapat menggunakan operator aritmatika unary yaitu tanda + (Plus) dan – (Minus)
C.   Urutan penggunaan Operator Aritmatika
Seperti dalam pelajaran matematika, operator perkalian dan pembagian selalu memiliki prioritas yang lebih tinggi daripada operator penambahan dan pengurangan. Aturan tersebut juga berlaku dalam operasi Aritmatika dalam bahasa Python. Dan ini adalah contohnya :
Program :

1          operasi = 10 + 4 * 2 – 2

2          print(operasi)

Hasil kode program : 16

Penjelasan :

Pada hasil diatas kita mendaptkan hasil 16. Angka tersebut jika kita hitung dengan rumus Aritmatik matematika biasa dengan mem-prioritaskan perkalian, pembagian, penambahan & pengurang maka operasi tersebut akan berbentuk seperti ini :

= 10 + (4 * 2) – 2
= (10 + 8) – 2
= 18 – 2
= 16

Catatan : Untuk mem-prioritaskan sebuah operasi, kita juga bisa menambahkan tanda kurung, seperti contoh berikut:

Program :
1
2
operasi = (10 + 4) * (4 – 8);
print(operasi)

Hasil kode program: -56


Oke, mungkin di pertemuan kali ini Admin hanya akan membahas tentang salah satu operator yang paling sering digunakan dalam bahasa Python yaitu Aritmatika. Pada pertemuan selanjutnya Admin akan membahas tentang Operator Pembanding/Relasi.
Jangan lupa untuk selalu support Jutsu coding dan follow juga Fansfage Facebook dan Instagram Jutsu Coding untuk mendapatkan informasi terkini seputar Teknologi.
Sampai Jumpa lagi di Pertemuan Berikutnya Tentang Operator Pembanding/Relasi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *